Energitika Hukum Hess dan Kalor Reaksi

Kimia Study Center – Contoh soal dan pembahasan tentang termokimia perubahan entalpi menentukan kalor reaksi dan hukum hess kimia SMA kelas 11 IPA. Koefisien-koefisien pada reaksi perlu diperhatikan saat perhitungan kalor reaksi. Kemampuan membaca soal dalam bentuk diagram dapat dilihat dalam contoh yang ada.

Soal No. 1
Diberikan persamaan termokimia sebagai berikut:
X (s) + Y2 (g) → XY2 (g)               ΔH = − a kJ
2XY2 (g) + Y2 (g) → 2XY3 (g)        ΔH = − b kJ

Tentukan ΔH dari reaksi :
2X (s) + 3Y2 (g) → 2XY3 (g)

Pembahasan
Susun dua reaksi di atas, sesuaikan koefisien kedua reaksi berdasarkan reaksi yang diminta:

Terlihat koefisien X pada reaksi (1) adalah 1, belum sesuai dengan koefisien X pada reaksi (3) yaitu 2, agar sesuai kalikan dua, sementara untuk XY3 pada reaksi (2) dan (3) sudah sama koefisiennya. Setelah sama tinggal dijumlahkan:

Soal No. 2
Diketahui reaksi:
S + O2 → SO2                    ΔH = − 71 kkal
2SO2 + O2 → 2SO3 (g)        ΔH = − 47 kkal

Maka ΔH untuk reaksi  S + 3/2O2 → SO3 adalah…
A. − 47,25 kkal
B. − 94,50 kkal
C. +94,40 kkal
D. −189,00 kkal
E. +189,00 kkal
(spmb 2004)

Pembahasan
Seperti contoh nomor 1, cek sesuai reaksi yang diminta

Reaksi kedua perlu dibagi 2 terlebih dahulu

Soal No. 3
Diberikan reaksi pembentukan gas SO3 sebagai berikut:

Tentukan nilai a!

Pembahasan
Cek kesesuaian koefisien reaksi (1) dan (2) terhadap reaksi (3)

Koefisien reaksi telah sesuai, tinggal dijumlahkan saja untuk mendapatkan nilai a

Soal No. 4
Perhatikan diagram siklus berikut!



Dari diagram di atas, tentukan nilai x!

Pembahasan
−790 kJ adalah jumlah dari x dan − 197 kJ, sehingga

Soal No. 5
Perhatikan diagram siklus berikut:

Berdasarkan diagram tersebut, harga x adalah….
A. −197 kJ
B. +197 kJ
C.  −1383 kJ
D. +1383 kJ
E. − 1970 kJ
(Soal ebtanas kimia Tahun 1994)

Pembahasan
−790 = −593 + x
x = −790 + 593
x = −197 kJ